SOAL:
1. Bagaimana mekanisme pembayaran Online menggunakan :
a. PayPal
b. Kartu kredit
2. BitCoin
a. Apa yang dimaksud dengan BitCoin?
b. Setujukah dengan penggunaan BitCoin?
c. Apa efek terhadap perekonomian (negatif, positif) ?
1. Mekanisme pembayaran online
a. PayPal hanya bertindak sebagai perantara. Perhatikan diagram berikut!
1. Ketika kita membayar atau mengirim uang ke orang lain.
2. Selanjutnya pembayaran atau pengiriman uang tersebut akan diproses Paypal.
3. Selanjutnya penjual barang atau penerima uang akan langsung mendapatkan uang
yang dikirim ke dalam rekening Paypal.
yang dikirim ke dalam rekening Paypal.
Merchant (Web tempat belanja) banyak yang tidak memperhatikan sistem keamanan. Jadi berhati-hatilah saat belanja di merchant yang abal-abal. Namun dengan adanya paypal, hal tersebut dapat dihindari. Kita cukup membayar ke paypal dengan Credit Card (CC) yang diperantarai oleh paypal, maka paypal-lah yang akan memproses uang anda ke merchant. Data CC anda tidak akan diketahui oleh merchant. Jadi tidak bisa disalahgunakan.
Memang data CC kita diketahui paypal, tapi paypal merupakan perusahaan yang sangat tepercaya, bekerjasama dengan bank-bank dan penerbit kartu kredit di seluruh dunia, jadi tidak perlu khawatir lagi.
Kedua pembeli dan penjual kesepakatan dengan PayPal bukan satu sama lain. Kedua belah pihak telah menyediakan rekening bank atau kartu kredit informasi mereka untuk PayPal. PayPal, pada gilirannya, menangani semua transaksi dengan berbagai bank dan perusahaan kartu kredit, dan membayar pertukaran tersebut.
PayPal membuat uang sendiri dalam dua cara. Yang pertama adalah biaya yang mereka tetapkan untuk penerima pembayaran itu. Meskipun sebagian besar transaksi bebas untuk rata-rata pengguna, pedagang membayar biaya transaksi. PayPal juga mengumpulkan bunga uang yang tersisa di rekening PayPal. Semua uang dalam rekening PayPal ditempatkan dalam satu atau lebih rekening bank bunga-produktif. Seorang pemegang rekening tidak menerima bunga yang diperoleh pada uang saat itu duduk di rekening PayPal.
PayPal touts, kehadirannya sebagai lapisan tambahan sebagai fitur keamanan. Itu karena informasi semua orang, termasuk nomor kartu kredit, nomor rekening bank dan alamat, tetap dalam PayPal. Dengan transaksi online lainnya, informasi yang dikirimkan melalui semua jaringan yang terlibat dalam transaksi, dari pembeli ke pedagang ke prosesor kartu kredit.
Sebagai lapisan tambahan keamanan, PayPal juga menawarkan PayPal Security Key, yang merupakan perangkat portabel yang menciptakan kode enam digit setiap 30 detik. Pengguna menghubungkan tombol ini untuk account eBay atau PayPal-nya. Kode enam digit digunakan bersama dengan user ID dan password untuk membuat kode keamanan yang unik. Layanan tambahan ini membutuhkan baik pembelian satu kali dari $ 29,95 untuk perangkat atau ponsel dengan pesan teks untuk menerima kode dari tombol virtual (biaya SMS layanan mobile berlaku).
b. Ketika membayar dengan pilihan kartu kredit, si pengguna CC akan diminta untuk memasukkan nomor kartu, jenis kartu (Visa, MasterCard, dsb.), nama pemilik kartu, alamat tagihan, tanggal kadaluwarsa kartu, serta nomor QVC (3 angka terakhir di nomor yang tertera di belakang kartu). Proses pembayaran pun akan terjadi secara otomatis. Setiap akhir bulan, si pengguna akan menerima tagihan kartu kredit berupa pemakaian/pembelanjaan kamu di bulan itu (termasuk pembelian online itu).
2. BitCoin
a. BitCoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-to-peer yang menghubungkan semuanya. Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. BitCoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang mempunyainya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.
Desain dari BitCoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. BitCoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu BitCoin - bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat BitCoin. Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin.
BitCoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency, pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks.
b. Untuk saat ini saya tidak setuju dengan penggunaan BitCoin di Indonesia. Meskipun BitCoin memiliki kelebihan seperti kurs BitCoin yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi negara manapun, tidak ada perantara saat transaksi sehingga tidak diperlukan biaya apapun, serta tidak ada batasan transaksi atau batasan lainnya seperti yang biasa ditemui di perbankan. Meskipun begitu BitCoin bukanlah alat pembayaran yang sah berdasarkan UU No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, serta UU No 6 Tahun 2009 tentang Bank Indonesia. Serta BitCoin juga masih memiliki banyak kelemahan.
Pertama, kamu tidak akan mendapat bunga dalam bentuk apapun karena BitCoin adalah uang tunai yang kamu simpan sendiri. Sama seperit menyimpan uang di dalam dompet. Hal ini mungkin lebih dipermasalahkan oleh merchant yang melakukan jual beli BitCoin karena tentunya nilai bunga akan sangat berarti untuk keuntungan mereka.
Kedua adalah masalah kepercayaan. Secara teori, distribusi melalui internet bakal membuat kurs BitCoin menjadi stabil, namun ada kemungkinan terjadi perubahan nilai yang disebabkan hukum supply dan demand.
Selanjutnya, sistem desentralisasi yang sepertinya sangat memudahkan dan menguntungkan, ternyata juga berbahaya karena tidak adanya pemerintahan atau perbankan yang dapat mendukungnya. Secara sederhana, BitCoin bisa tidak bernilai di kemudian hari. Permasalahan lainnya, uang dikirimkan secara peer-to-peer. Memang ada kemungkinan dibuatnya sistem transaksi yang lebih kompleks, karena sistem yang terlalu sederhana ini rentan keamanannya. Setiap transaksi yang dilakukan tidak bisa ditarik kembali, sehingga merupakan kesempatan bagi para penipu. Tidak ada perlindungan atau jaminan. Tidak ada tempat pengaduan layanan seperti yang disediakan bank atau perusahaan kartu kredit.
Kekurangan menggunakan BitCoin lainnya adalah sama seperti uang tunai, yaitu adanya kemungkinan hilang atau dicuri. BitCoin disimpan dalam file wallet dan rentan untuk dihack atau dicuri melalui malware dan virus. Selain itu, ada juga kemungkinan file rusak atau kerusakan hard drive hingga file terhapus tanpa sengaja.
c. Efek positif dan negatif BitCoin terhadap perekonomian
Efek positif terhadap perekonomian:
Mekanisme internal dari mata uang virtual adalah terbuka, transparan dan kebijakan diatur oleh prinsip-prinsip matematika, membuatnya menjadi kandidat yang cocok untuk memainkan peran menjadi mata uang dunia. Manfaat mata uang virtual lebih dari sekadar melindungi Rupiah dari efek kebijakan ekonomi negara lain. Ekspor misalnya, akan mendapat manfaat dari penggunaan mata uang virtual. Semakin rendah penghalang yang ditawarkan oleh BitCoin untuk menerima pembayaran internasional bagi perusahaan-perusahaan kecil akan berkontribusi pada ekspor. Diversifikasi ini membuat sektor ini makin kuat dan mengurangi ketergantungan pada ekspor tertentu. Peningkatan pemasukan pajak merupakan bagian lain yang akan menguntungkan Indonesia cukup besar. Kebocoran penerimaan pajak dapat terjadi jika masyarakat melakukan transaksi secara tunai dalam porsi besar. Sementara BitCoin tetap mempertahankan banyak karakteristik dari uang tunai dan justru lebih banyak menawarkan kemudahan daripada uang tunai. Peningkatan pemasukan pajak akan mempengaruhi peringkat kredit utang Indonesia yang mengakibatkan efek positif terhadap Rupiah.
Efek negatif terhadap perekonomian:
BI menilai, peredaran BitCoin punya risiko besar. BitCoin memiliki nilai intrinsik sehingga berpotensi mengancam pasar finansial. Bahkan disinyalir sudah digunakan dalam berbagai aksi kejahatan.
Bahkan Bank of England juga menilai bahwa crypto currency atau mata uang virtual seperti BitCoin bisa menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan di Inggris jika diadopsi dalam skala luas. Peringatan ini disampaikan dalam sebuah laporan mengenai isu-isu potensial bagi perekonomian, yang ditimbulkan dari penyebaran mata uang digital. BitCoin pada dasarnya tidak berisiko karena skema penggunaannya masih kecil. Tapi menurut Bank of England, hal itu dapat berubah seandainya BitCoin tumbuh dengan signifikan."Bank terus memantau mata uang digital dan risiko yang ditimbulkan. Jika sebagian orang melakukan transaksi secara eksklusif menggunakan mata uang digital, maka kemampuan Bank untuk mempengaruhi kebutuhan kelompok ini bisa terganggu," jelas Bank of England seperti dilansir Telegraph, Sabtu (13/9/2014). Meski minat terhadap BitCoin berkembang pesat, tapi masih berada di wilayah tertentu saja. Bank of England memperkirakan hanya 20 ribu orang di Inggris yang saat ini memiliki BitCoin dan mereka belum melihatnya sebagai uang. Total pemilik BitCoin di Inggris diprediksi melakukan transaksi setidaknya 300 kali per hari. Jumlah nilai BitCoin di negara itu sendiri diperkirakan berkisar 60 juta poundsterling. Bank itu juga mengatakan bahwa masih ada hambatan yang signifikan bagi BitCoin mendominasi mata uang di Inggris. "BitCoin tidak mungkin bisa mengurangi kemampuan Bank untuk mencapai stabilitas moneter. Jika akhirnya bisa, secara terori, maka ini bisa berubah jika pounsterling ditinggalkan demi mata uang alternatif untuk perekonomian. Tapi skenario seperti itu dianggap sangat tidak mungkin pada saat ini," ungkap Bank tersebut. Kendati demikian, Bank of England tidak menutup kemungkinan teknologi di balik mata uang digital bisa digunakan untuk berbagai hal lainnya. Tidak hanya sebagai alat pembayaran.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Referensi
Download file PDFnya >> Tugas1 SisKom D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar